Texas Hold'em Rules Size_Gambling rules_Online betting platform

  • 时间:
  • 浏览:0

TIK

n sing tBBaccarat Computeraccarat ComputerujuBaccarat Computeran instruksional khusus

Di waktu-waktu yang nggak tepat pun si autocorrect ini nggak pandang masa. Walaupun ada nyambung-nyambungnya tapi memang satu huruf yang terganti, bisa bermakna sangat berbeda, apalagi lebih dari satu!

Sialnya nggak cuma teman yang menertawakan kekonyolan ini, kadang saat di mana lagi serius balas chat dosen atau orang tua, si autocorrect yang menyeramkan ini ikut-ikutan juga. Kalau yang belum pada tahu, autocorrect itu semacam fitur yang dimiliki smartphone, tugas fitur ini adalah membenarkan teks berupa kata atau susunan huruf yang dirasa salah—kadang sok tahu juga nih si autocorrect. Sudah paham, kan, bagaimana susahnya ngetik pakai ini? Walaupun ada manfaatnya, tapi kadang bikin ribet juga sih. Simak nih para korbannya yang kurang jeli pakai autocorrect!

Apalagi kalau fitur autocorrect kalian berdasarkan pada perbendaharaan kata-kata dalam bahasa asing. Semakin rumit untuk sejalan dengan apa yang kita maksudkan.

tik3

n (kain) penutup tilam dan bantal; kain tilam

Saat-saat ngobrol serius dengan kerabat dekat nggak bikin jenuh, karena kelucuan salah tik mereka. Seorang ayah yang galak bisa kelihatan kocak karena sering jadi korban autocorrect.

Nggak selamanya memang kemajuan membawa kebaikan. Tapi, apakah memang kitanya saja yang kurang paham dengan fitur ini? Nggak apalah, selagi masih menghibur dan bikin senyum, nggak ada yang sia-sia.

tik2 » me.nge.tik

bentuk tidak baku: ketik

n mesin tik

1. v menulis dengan menggunakan mesin tik

2. v memukul(-mukul) atau mengetuk dengan ujung jari sehingga menimbulkan bunyi “tik, tik”

tik1

n tiruan bunyi detik arloji, hujan, dan sebagainya

Semestinya fitur canggih ini bisa membantu para pengguna smartphone untuk mempermudah dalam mengetik. Tapi yang terjadi malah sebaliknya, yang salah dibenarkan, yang sudah benar bisa jadi disalahkan. Namanya autocorrect, tapi sering salah, nggak apa toh malah jadi semakin manusiawi. Dengan banyaknya korban yang terlanjur malu dan lucu, apa masih mampu autocorrect ini dipercaya sebagai hakim saat kita mengetik di smartphone? Saran kepada autocorrect sih, jangan main hakim sendiri.