Online sports betting sites_Sports platform betting_Ranking of Asian Bookmakers_Indonesia Gaming

  • 时间:
  • 浏览:0

NBaccarat rules tableah, kebaBaccaBaccarat rules tablerat rules tableikan oatmeal yanBaccarat rules tableg satu ini pastinya cocok deh buat kamu yang sering susah BAB atau sering mengalami sakit maag. Kenapa? Karena kandungan serat di dalam oatmeal ternyata juga telah terbukti dapat memperlancar sistem metabolisme dan pencernaan tubuh kamu. Artinya, jika rutin mengonsumsi oatmeal, kamu dapat terbebas dari masalah konstipasi (sembelit) dan perut kembung. Tuntas deh, masalahmu.

Nah, bagi kamu yang masih ragu untuk mengonsumsi oatmeal karena kehambarannya, cobalah mencampur oatmeal dengan susu atau gula merah. Kamu bisa pula menambahkan beberapa topping lainnya agar racikan oatmeal terasa lebih lezat dan tidak membosankan. Selain itu, Anda juga dapat mencoba menambahkan buah-buahan seperti pisang dan stroberi untuk menambah rasa. Mudah, bukan? Apalagi sekarang ini sudah diproduksi pula oatmeal dalam bentuk biskuit yang juga dikemas secara menarik. Makanya, ayo jaga kesehatan dengan konsumsi oatmeal mulai dari sekarang!

Meskipun begitu, banyak yang masih menolak mengonsumsi oatmeal lantaran rasanya yang hambar dan kurang lezat. Memang sih, oatmeal kadang-kadang bikin kita yang makan merasa agak eneg. Apalagi kalau kita termasuk penggemar makanan manis dan pedas, oatmeal pastinya jadi pilihan sarapan terakhir. Duh, sayang sekali! Padahal, dalam satu porsi oatmeal terdapat banyak kebaikan, lho! Kandungannya kaya akan vitamin dan mineral yang sangat bermanfaat untuk tubuh. 

Nah, kandungan avenanthramide, si antioksidan dalam oatmeal, ternyata juga memiliki peran yang efektif untuk mencegah terjadinya ateroskleorosis, karena senyawa ini terbukti mampu menekan produksi molekul sehingga pengerasan dinding arteri pun dapat dicegah.

Tidak percaya? Ini dia penjelasan lengkapnya!

Jarang yang tahu bahwa di dalam oatmeal juga terkandung jumlah kalsium yang cukup tinggi, yaitu 105 mg dalam setiap porsinya. Mantap, kan? Selain itu, oatmeal juga dapat mengasupi tubuh kamu dengan sejumlah komponen mineral yang penting bagi kesehatan tulang. Karena itulah, mengonsumsi oatmeal setiap hari dapat membantu kamu mencukupi kebutuhan tulang sekaligus mencegah terjadinya keropos tulang atau osteoporosis. Wah, tambah satu alasan lagi nih buat makan oatmeal!

Tahukah Anda, bahwa jika dikonsumsi secara teratur, oatmeal berkhasiat untuk menjaga berat badan agar tetap stabil? Hal ini dikarenakan kandungan serat dalam oatmeal dapat meningkatkan viskositas (pengentalan) isi perut Anda. Hasilnya, tubuh yang membutuhkan waktu lebih lama untuk mencerna oatmeal akan mengirim sinyal kenyang yang lebih lama. Nah, kalau perut merasa kenyang dalam waktu lama, artinya kamu tidak akan merasa perlu sering makan. Dengan keadaan seperti ini, kamu juga secara otomatis akan mengurangi frekuensi ngemil yang biasanya. Jika ini terus terjadi, niscaya berat badanmu akan tetap terjaga pada angka yang ideal. Mau, kan?

Penasaran kenapa oatmeal dipercaya dapat mengurangi resiko terkena penyakit jantung? Salah satunya adalah karena kandungan antioksidannya yang cukup tinggi. Apa sih antioksidan itu? Pada faktanya, antioksidan merupakan molekul yang mampu memperlambat atau mencegah proses oksidasi molekul lain. Meskipun biasanya antioksidan dikatakan hanya terdapat pada sayur dan buah saja, namun nyatanya senyawa ini juga terdapat pada oatmeal. Nah, salah satu kandungan antioksidan di dalam oatmeal, yaitu Avenanthramide, mampu melawan radikal bebas yang menyerang kolesterol baik (HDL) sekaligus melindungi kolesterol jahat (LDL) dari proses oksidasi. Sehingga jantungmu akan terhindar dari risiko penyakit kardiovaskular. Hebat, bukan?

Oatmeal alias haver, merupakan makanan yang terbuat dari gandum dan digadang-gadang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Bahkan para pakar kesehatan pun berpendapat bahwa mengonsumsi oatmeal di pagi hari berkhasiat untuk menyehatkan jantung.  

Kamu atau anggota keluarga menderita diabetes? Maka, oatmeal bisa menjadi menu santap harian yang ideal. Alasannya tidak lain karena kandungan magnesium di dalamnya mampu mengatur insulin dan menjaga kadar glukosa darah agar tetap ideal seingga risiko timbulnya komplikasi diabetes pun dapat dicegah. Hebat, bukan?

Hayo, absen! Siapa yang tidak suka makan oatmeal sehari-hari? Pastinya banyak, karena harus diakui, walaupun terkenal menyehatkan, oatmeal tidak memiliki rasa yang nikmat.  Kalau kamu salah satu di antaranya, lebih baik kamu mulai biasakan diri makan oatmeal dari sekarang, lho! Mengapa? Untuk menjawabnya, mending kamu simak artikel satu ini sampai habis!

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Selain avenanthramideoatmeal juga mengandung beberapa jenis serat lainnya. Salah satunya adalah serat beta-gluten. Nah, jenis serat yang ini bertugas untuk meningkatkan sistem imun. Bagaimana caranya? Dengan kekuatannya, serat beta-gluten akan mampu membantu sel-sel kekebalan tubuh dalam melawan radikal bebas yang biasanya menyerang HDL atau dikenal sebagai kolesterol baik. Di samping itu, senyawa ini juga melindungi kolesterol jahat (LDL) dari proses oksidasi, yang mengurangi risiko penyakit kardiovaskular. Dengan berjayanya kolesterol baik dan terusirnya kolesterol jahat, tentu kamu juga akan semakin sehat. Yay!

Kandungan serat yang tinggi pada oatmeal ternyata tidak hanya baik bagi kesehatan jantung, namun juga terbukti mampu menurunkan resiko tekanan darah tinggi. Karenanya, konsumsi oatmeal secara teratur sangat dianjurkan bagi wanita yang telah mengalami menopause sebab mereka berisiko tinggi mengalami hipertensi. Jadi, jangan ragu untuk menjadikan oatmeal menu sarapan kamu, kapanpun dan di mana pun ya!

Tahukah kamu apa itu Ateroskleorosis? Istilah ini merujuk pada kondisi di mana terjadi penumpukan plak di sepanjang lorong pembuluh darah yang kemudian menyebabkan lorong arteri menyempit. Jika lorong arteri menyempit, maka jumlah darah yang mengalir akan tersumbat dan berkurang secara drastis. Apabila hal ini terjadi, maka sel-sel di dalam tubuh tidak akan dapat menerima asupan oksigen yang mereka butuhkan. Gawatnya, jika hal ini terjadi, sel tubuh akan melemah dan risiko kamu untuk terkena penyakit jantung juga akan meningkat. Wah, seram sekali ya akibatnya!